Di Satu Senja tanpa Jingga

Namaku Aswad. Aku tidak suka pagi. Pagi selalu dipenuhi ambisi-ambisi orang-orang yang bernafsu mengumpulkan materi. Aku tidak suka pagi. Hangatnya mentari pagi hanya berhitung menit sejak rembulan menepi. Segar udaranya juga tak berjalan lambat untuk bisa lama disesap. Selebihnya, jalanan hanya akan dipenuhi kendaraan-kendaraan berasap. Aku lebih suka malam. Aku lebih suka gelap. Aku lebih … Lanjutkan membaca Di Satu Senja tanpa Jingga

Iklan

Selamat Jalan, Ari…

Ari Malibu. Begitu namanya dikenal. Ia separo dari AriReda, grup musik duo yang menyanyikan puisi. Sebagai penyuka puisi –meski nggak semua puisi aku tahu—AriReda jadi playlist tetapku dua tahun terakhir. Dan, akhir Ramadhan tahun ini, tepat saat takbir berkumandang, aku dibuat kaget oleh postingan foto Reda Gaudiamo –partner menyanyi Ari-- di Instagram: Ari berpulang. Berita … Lanjutkan membaca Selamat Jalan, Ari…

20 Jam di Atas Kapal: Terbit dan Tenggelam Matahari yang Tak Terlupakan

Naik kapal laut bukan pertama kali kualami. Sekitar akhir 2011, aku pernah naik kapal laut. Bukan mau ke mana, kami –aku dan beberapa temanku- hanya ingin tahu bagaimana rasanya naik kapal. Jadi, setelah mengunjungi rumah seorang saudara kami di Surabaya, kami menuju ke pelabuhan Perak, naik kapal ke Madura. Rasanya hebat sekali naik kapal saat … Lanjutkan membaca 20 Jam di Atas Kapal: Terbit dan Tenggelam Matahari yang Tak Terlupakan

Mendaki Rinjani

Bismillah. Mendaki Gunung Rinjani adalah salah satu hal yang kuimpi-impikan, melebihi keinginanku mendaki gunung lain. Di mataku, dari hasil baca-baca blog, surfing di Instagram, dan cerita kawan-kawan yang pernah ke sana, Gunung Rinjani begitu spesial, berkesan, dan sulit dilupakan. Dan, kesempatan itu benar-benar datang. Aku mendaki gunung Rinjani!! Rasanya ini masih mimpi. Aku bisa menginkjakkan … Lanjutkan membaca Mendaki Rinjani

Yang Baru Kutahu…

Bismillah.. Belum lama aku mengenal nama Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM). Mungkin baru dua tahun belakangan. Yang kuketahui tentang mereka pun sama sekali belum banyak. Sebatas tahu apa itu JIMM dari definisi dan beberapa aktivitas mereka dari jurnal. Namun, ada beberapa hal yang membuatku berpikir tentang JIMM dan persepsi khalayak tentangnya. Meski bukan seorang pemikir, … Lanjutkan membaca Yang Baru Kutahu…

Pulang ke Desa (2)

Banyak wejangan yang pakdhe berikan saat aku pulang ke rumah Kediri beberapa waktu lalu. Niat hati ingin berbagi sedikit di antara banyak cerita yang kudapatkan, apa daya (((sok))) sibuk sampai sebulan lamanya nggak ngecek blog. Okelah. Izinkan aku tetap menuliskan apa yang ingin aku tuliskan 🙂 Pakdhe Man, biasa kami menyebut, adalah suami dari budhe, … Lanjutkan membaca Pulang ke Desa (2)

Pulang ke Desa (1)

Meski judulnya pulang, tak berarti tujuanku adalah 'rumah sendiri'. Ya, hari Selasa kemarin, aku mengunjungi sebuah rumah di desa Gadungan, Puncu, kabupaten Kediri. Rumah ini tempat bapakku dan beberapa saudara kandungnya menghabiskan masa kecilnya. Kalau nggak salah ingat, sampai usia SD atau SMP. Sekarang, rumah ini dihuni  oleh bude, alias kakak dari bapak, dan keluarganya. … Lanjutkan membaca Pulang ke Desa (1)

Bystander Effect

Pernahkah kamu melihat sebuah kejadian atau peristiwa yang dialami seseorang, yang tampak jelas orang tersebut butuh pertolongan, tapi orang-orang di sekitarnya diam nggak menolong? Orang-orang yang ada di sekitar tempat cuma melongo atau melihat, tapi nggak mengambil tindakan apapun. Nggak menolong.. Atau pernahkah kamu yang berada di situasi kaya gitu? Berada pada keadaan yang butuh … Lanjutkan membaca Bystander Effect